The Ramayana and Mahabharata occupy a central place in the religious and spiritual traditions of India. Many sects and faiths draw inspiration from the divine personas of Rama, Krishna, and others Secara umum Mahabarata menceritakan tentang persaingan dan perebutan kekuasaan Dinasti Kuru. Diawali kisah kehidupan Prabu Santanu (Sameer Dharmadhikari), raja kerajaan Barata yang dikenal sebagai Kerajaan Hastinapura. Prabu Santanu mempunyai permaisuri bernama Dewi Gangga (Vivana Singh) dan seorang putra bernama Bisma (Arav Chowdary). Rahwana adalah tokoh antagonis utama dalam epos Ramayana. Penyebutan “antagonis” tersebut sebenarnya memerlukan pembahasan tersendiri. Pengaruh cerita, legenda, dan dongeng Disney yang sering kita terima waktu kecil membuat kita terbiasa menjustifikasi karakter sebagai baik atau buruk, kalau tidak putih ya hitam, tidak ada area abu-abu. Kitab Mahabharata juga diakui sebagai salah satu wiracarita terpanjang di dunia yang memiliki lebih dari 100.000 sloka dengan sekitar 1,8 juta kata. Panjangnya ini diperkirakan empat kali lebih panjang daripada Kitab Ramayana. Baca juga: Kitab Ramayana: Penulis, Isi, dan Kisahnya. Pembagian dan isi Kitab Mahabharata Terbukti, karyanya bertajuk Mahabharata dan Ramayana berhasil menyedot perhatian sangat luas dari segenap kalangan peminat ajaran-ajaran besar dalam epos-epos menakjubkan tersebut. Buku Edisi Koleksi Asli India ini sangat layak untuk Anda miliki, pelajari, dan teladani nilai-nilai adiluhungnya, sebagai pedoman hidup mencapai kearifan jiwa The moral and life values contained in the Mahabharata story can be an example for its readers. Therefore, this study aims to analyze the construction of moral values in the Epos Mahabharata. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The data source for this research is the Epos Mahabharata which was rewritten by C. KI2Aidj.

lahirnya epos ramayana dan mahabaratha